Tampilkan postingan dengan label GALERY & ACTIVITIES. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GALERY & ACTIVITIES. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 November 2015

PERTUNJUKAN PANGGUNG BONEKA DI SEKOLAH

Acara khusus bisa di isi dengan Pertunjukan panggung boneka
Anak-anak akan terkesan dengan keseruan cerita yang di perankan oleh karakter-karakter boneka yang di perankan oleh pappeter atau pemain boneka


Rabu, 18 Februari 2015

Foto-foto acara Wokshop Ballon Twis


BERSAMA NARASUMBER : KAK PUJIANTO

Himpaudi Se kota Jakarta timur berkumpul untuk bersama-sama berlatih membuat alat peraga, alat peraga kali ini menggunakan ballon twis atau di indonesia dulu terkenal dengan ballon megic atau balloning. peralatanya simple dan mudah di dapat.

Peserta yang sebagian adalah kaum hawa ini sangat antusias terlihat dari keseriusan mereka, waktu 2,5 jam yang di berikan ternyata nambah menjadi 3 jam lantaran banyak ibu ibu yang tertarik membentuk beraneka macam binatang.









Kak Pujianto bersama ketua himpaudi kota jakarta timur mendampingi para ketua himpaudi tinggkat kabupaten berfoto

PERTEMUAN RUTIN HIMPAUDI JAKTIM

Pertemuan rutin yang di selenggarakan oleh Himpaudi Kota di jakarta timur di isi dengan pelatihan membuat alat peraga yang di pandu dan di ajarkan oleh Kak.Pujianto dari YOLA EDUTAIMENT


Bagaimana Kertas bisa di buat beraneka alat peraga untuk membantu mengajar guru
NAMPAK KAK PUJIANTO SEBAGAI NARASUMBER SEDANG MENGAJAR BAGAIMANA MEMBENTUK SEBUAH KARAKTER DENGAN KERTAS

PARA PESERTAPUN SANGAT ANTUSIAS MENGIKUTINYA
DENGAN SABAR KAK PUJIANTO TERUS MENGAJAR PARA KEPALA SEKOLAH PAUD

INILAH HASILNYA ( FOTO DULU AH....)

HASIL YANG MEMUASKAN



PANGGUNG BONEKA







Jumat, 03 Juni 2011

Pelatihan Guru TK dan PAUD bersama Kak Pujianto



Kira-kira pukul 09.12 menit baru saja di buka pelatihan dan wokshop untuk para pendidik dan guru-guru tk dimulai,diawali dari doa bersam menurut kepercayaan dan agama-masing masing.setelah itu disisipi games ringan, disusul dengan ceramah yang di bawakan oleh kak pujianto sealu pembicara seminar mengajar dengan creative, dengan penuh semangat dan sedikit bumbu kelucuan, kak puji menyampaikan betapa pentingnya menjadi guru yang creative, guru yang creative adalah dambaan setiap murid dan sekolah, ketika guru kreative maka akan menular kepada anak didiknya.


Lagu dan gerakan "Jalan Bersama " membuat pelatihan ini hidup dan suasanapun nampak seperti suasanan anak-anak di kelasnya. MUKA TEBAL HATI SUCI itulah moto yang seharusnya di miliki oleh semua pendidik, artinya jangan takut malu untuk mengajar anak karena di hati kita tersimpan ketulusan dan kejujuran untuk memberikan yang terbaik buat anak didiknya
 Lihatlah lenggak lenggok dan manja sang guru, betapa pentingnya pelatihan seperti ini karena setidaknya akan merubah setiap peserta yang adalah guru untuk tidak malu-malu, guru pemalu akan gagal saat menyampaikan pelajaran
 Kak Yudi pembicara yang membawakan sessie Alat peraga, dengan bangga memberikan materi bagaimana bahan-bahan bekas yang ada di sekeliling kita bisa di buat sebagai alat peraga

Seminar Parenting bersama: Ir JArot Wijanarko
 Sederhana, lucu namun mengena itulah yang dirasakan peserta seminar parenting yang dibawakan oleh direktur Pt Happy Holy Kids, kurang lebih 2 jam di tambah 30menit untuk sesie tanya jawab membuat peserta seminar puas "wah saya salah selama ini cara menididik anak" komentar dari ibu teti saat di tanya oleh wartawan ppg " selama ini saya main gebuk aja waktu marah,padahal amukan kita berpengaruh ke spikilogi anak saya" tambah  teti yang selalu ikut seminar seperti ini.
 Duduk di kursi anak-anak tak membuat para orang tua cape atau canggung, semangat untuk mengikuti seminar ini terus menggebu

 Pak jarot nampa serius ketia menyampaikan materi yang berkaitan dengan cara atau tips mendidik anak." anak saya dulu hampir gak naik kelas dan anak pertama suka gigit kuping temanya, namun hari ini semua anak saya mendapat beasiswa dari pemerintah singapur untuk bersekolah dii sekolah terbaik disana, bukan hanya itu saja dari biaya perjalanan pulang pergi, tempat tinggal sampai uang jajan pun di bayarin

BOLEH MENGHUKUM ANAK, SELANJUTNYA?....

M enghukum ‘harus’ dilakukan selanjutnya cukup mengancam, tidak perlu dan tidak harus selalu menghukum. Jadi misal anak nakal, dulu kita puk...