INFO PENTING UNTUK ANDA SILAHKAN KLIK LAMAN DI BAWAH INI
Senin, 14 Januari 2019
JANGAN MENGELUH PAHLAWANKU
Mengajar dengan Hati
Jadilah guru yang mendidik, bukan hanya pandai mengajar tetapi harus cakap mendidik muridnya, didik anak bukan hanya cerdas akademisnya tetapi yang lebih penting adalah cerdas karakternya.
Jadilah guru masa kini, guru yang bukan hanya mau di dengar tetapi juga mau mendengarkan kesulitan yang dihadapi oleh
muridnya, karena inilah sebenarnya Prinsip dasar yang tidak boleh dilupakan. menjadi guru masa kini memang harus totalitas, harus dengan hati.
Guru adalah Seorang Pemimpin
Seorang
guru adalahseorang pemimpin. Yang cara berpikir, sikap mental dan
prilakunya yang tercermin dalam keseharian di depan dan diluar kelas,
menjadi contoh teladan bagi anak anak yang berada diasuhnya.Seorang yang
tidak dapat memimpin dirisendiri, mustahil akan dapat menjadi seorang
guru yang baik.
Tulisan
ini sama sekali tidak bermaksud menggurui, hanya sekedar saling
mengingatkan, bahwa seorang guru, adalah sosok yang seharus patut ditiru
,prilakunya.Beruntung masih cukup banyak guru yang patut menjadi
teladan ,namum masih cukup banyak yang berdiri sebagai pengajar. Semoga
kedepan setiap sosok yang berdiri mengajar di depan kelas adalah seorang
guru.
Selamat Hari Pendidikan Nasional
Selasa, 24 April 2018
Takut Mengaku Salah
Tanpa disadari, orangtua terkadang bereaksi terlalu keras terhadap
tindakan balita yang dianggap salah. Akibatnya ia takut mengakui
kesalahannya dan akan sering mengalihkan kesalahan pada adik atau hewan
peliharaan.Melihat mug cantik oleh-oleh sahabat Anda pecah, balita 4 tahun menjawab, “Kucing yang mecahin, Ma…”, ujarnya sambil menunjuk kucing yang sedang tertidur di sudut ruangan.
Paham konsekuensi
Kemampuan anak mengalihkan kesalahannya pada pihak lain biasanya muncul pada usia 3 - 5 tahun. Ini terjadi bisa karena balita dalam taraf coba-coba. Ia pun lantas mencoba mengelabui orang tuanya.
Anak ingin tahu bagaimana reaksi mama atau papanya jika tidak mengakui namun mengalihkan kesalahannya. Syukur-syukur orang tua percaya kibulannya. Dengan cara ini balita biasanya juga mencari perhatian.
Namun, bisa juga ia berbohong karena memahami konsekuensi perilakunya. Ia memilih menunjuk pihak lain karena takut akan konsekuensi dari tindakannya. Mungkin dalam pikiran anak terbesit hukuman apa yang akan diterimanya jika ia berkata jujur, sehingga mau tidak mau, mereka mencari sasaran sebagai kambing hitamnya karena yang aman untuk menjaga kerahasiaan tindakannya.
Korban yang dijadikan kambing hitam oleh anak-anak usia ini umumnya orang atau sesuatu yang dianggapnya aman, atau dianggap tidak mungkin mengadukan yang sebenarnya. Misalnya, adik bayi atau binatang yang kebetulan ada di tempat kejadian, seperti kucing atau kelinci.
Hadiah kejujuran
Jangan panik jika balita 4 tahun berperilaku demikian. Pahami penyebabnya mengapa ia melakukan ini. Apakah anak sedang mencoba mendapatkan perhatian Anda, atau jangan-jangan ia terlalu takut dengan konsekuensi yang biasa Anda terapkan.
Reaksi keras umumnya justru membuat balita semakin segan untuk mengaku. Telaah kembali hukuman yang biasa Anda terapkan. Apakah terlalu berat buat anak atau reaksi Anda malah membuatnya takut.
Ajaklah balita 4 tahun bicara dengan nada tenang. Jelaskan pentingnya kejujuran. Beri pemahaman bahwa Anda sangat menghargai jika ia mau berkata jujur. Katakan bahwa kejujuran lebih penting dari benda yang ia pecahkan. Namun Anda harus konsisten dengan perkataan tersebut. Jika terulang lagi dan balita berkata jujur, Anda harus menghargai kejujurannya. (WIT)
Sumber www.parenting.co.id
Minggu, 05 November 2017
WOKSHOP GURU PAUD SEPONG
Kak Pujianto SP.d
Seorang Pendidik, Trainer Guru PAUD/TK, Jurnalis pendidikan, konsultan pendidikan, coach, Puppeter dan pekerja seni. Pendiri Yayasan Anak Ceria Nusantara.
Senin, 30 Oktober 2017
CARA MEMBUAT PROSES BELAJAR YANG MENYENANGKAN
Oleh : Kak Pujianto SPd
Bagaimana sih agar kegiatan belajar menjadi proses yang menyenangkan bagi ke duabelah pihak tentunya pihak yang di ajar dan yang mengajar? mudah kok, bagaimana caranya? caranya sangat mudah karena sebagian teman-teman guru sebenarnya bisa melakukannya dan caranya bukan cara yang membutuhkan kursus atau wokshop yang berhari hari, lalu bagaimana?
1. Jadilah guru yang bergairah
Jangan jadi gur yang loyo, kenapa banyak guru loyo bahkan terlihat sangat lelah, mukanya cemberut dan jauh dari gaerah. Guru yang tidak bergaerah akan membuat kelas tidak menyenangkan, ingat keceriaan anak-anak itu di pengaruhi oleh guru yang bergaerah.
2. Guru harus berfikir positif
Jangan mudah berfikir negatif, tapi berfikir positif, kalau pikiran kita positif maka biasanya apa yang kita kerjakan akan menghasilkan yang positif, pandang anak-anak dengan positif, pandang rekan guru di sekolah kita dengan positif, jangan mudah berprasangka buruk dengan orang lain termasuk dengan anak-anak didik kita
Bagaimana sih agar kegiatan belajar menjadi proses yang menyenangkan bagi ke duabelah pihak tentunya pihak yang di ajar dan yang mengajar? mudah kok, bagaimana caranya? caranya sangat mudah karena sebagian teman-teman guru sebenarnya bisa melakukannya dan caranya bukan cara yang membutuhkan kursus atau wokshop yang berhari hari, lalu bagaimana?
1. Jadilah guru yang bergairah
Jangan jadi gur yang loyo, kenapa banyak guru loyo bahkan terlihat sangat lelah, mukanya cemberut dan jauh dari gaerah. Guru yang tidak bergaerah akan membuat kelas tidak menyenangkan, ingat keceriaan anak-anak itu di pengaruhi oleh guru yang bergaerah.
2. Guru harus berfikir positif
Jangan mudah berfikir negatif, tapi berfikir positif, kalau pikiran kita positif maka biasanya apa yang kita kerjakan akan menghasilkan yang positif, pandang anak-anak dengan positif, pandang rekan guru di sekolah kita dengan positif, jangan mudah berprasangka buruk dengan orang lain termasuk dengan anak-anak didik kita
Selasa, 19 September 2017
TIPS MENDIDIK ANAK BUAT ANDA YANG SIBUK
Berfokus pada pendidikan anak Anda telah
menjadi hal yang lebih penting sekarang daripada sebelumnya. Anda tidak
hanya memastikan bahwa anak-anak Anda pergi ke sekolah terbaik tetapi juga
memastikan bahwa pendidikan mereka menyediakan mereka dengan segala sesuatu
yang mereka butuhkan untuk masa depan.
Banyak orang tua merasa sulit untuk
memperhatikan pendidikan anak-anak mereka, terutama untuk orang tua yang
bekerja. Tapi orang tua harus bersedia berkorban demi kemajuan pendidikan
anaknya. Lihatlah beberapa tips berikut ini yang akan membantu Anda memastikan
bahwa anak Anda menerima jenis pendidikan yang diajarkan dengan benar.
Senin, 22 Mei 2017
Saat Anak Kepergok Nonton Film Porno, Apa yang harus di lakukan?
Syok
luar biasa pastinya, ketika Anda mendapati si praremaja Anda sedang
asyik menonton adegan-adegan erotis film porno di layar laptop. Anda
spontan berteriak, sementara si praremaja mematung dengan wajah tak
berdaya, merasa bersalah, sekaligus ketakutan. Ya, rasanya memang campur
aduk, antara tak percaya, marah, gemas, dan takut. Sebagai orang tua,
Anda juga merasa bersalah karena tak bisa menjaga dan melindungi anak
dari pengaruh buruk.
Sekadar marah-marah dan melarang jelas bukan solusi bijaksana. Apalagi, seks sesungguhnya bukanlah perbuatan kotor dan menjijikkan yang perlu dijauhi, apalagi dihindari manusia. Justru sebaliknya, seks adalah perbuatan alamiah sebagai sarana reproduksi manusia dan ungkapan kasih sayang dua orang yang saling mencintai.
Minggu, 21 Mei 2017
BILA ANAK ANDA BICARA KASAR COBA LAKUKAN 10 Hal Ini
PERTANYAAN :
Apa yang bisa di lakukan ketika anak balita suka
berkata kasar?
JAWABAN
Anak sering bereksperimen dengan kata, dan sangat ingin tahu bagaimana orang
dewasa akan bereaksi.
Hampir semua anak pernah mengatakan atau mengekspresikan kata kasar. Meski begitu, sering kali ia tidak tahu arti kata yang diucapkan. Bisa jadi, ia hanya mencari perhatian Anda, merasa senang atau bangga melihat reaksi ‘kaget’ dan perasaan tidak nyaman orang dewasa akibat perilakunya itu. Itulah pendapat dari Yapina Widyawati seorang psikolog dari Fakultas Psikologi UNIKA Atma Jaya, Jakarta yang di lansir parenting.co.id
Hampir semua anak pernah mengatakan atau mengekspresikan kata kasar. Meski begitu, sering kali ia tidak tahu arti kata yang diucapkan. Bisa jadi, ia hanya mencari perhatian Anda, merasa senang atau bangga melihat reaksi ‘kaget’ dan perasaan tidak nyaman orang dewasa akibat perilakunya itu. Itulah pendapat dari Yapina Widyawati seorang psikolog dari Fakultas Psikologi UNIKA Atma Jaya, Jakarta yang di lansir parenting.co.id
Langganan:
Postingan (Atom)
BOLEH MENGHUKUM ANAK, SELANJUTNYA?....
M enghukum ‘harus’ dilakukan selanjutnya cukup mengancam, tidak perlu dan tidak harus selalu menghukum. Jadi misal anak nakal, dulu kita puk...
-
Tantangan kedepan akan semakin berat, dasyatnya perkembangan digital dan media sosial anak-anak harus benar-banar di suport untuk terus fo...
-
Hallo sahabat guru, Sudah pernahkah di sekolah sahabat guru mengadakan pagelaran panggung boneka? woww seru loh, walaupun dunia informasi sa...








